Kenapa Ayam Menyebrang Jalan
Tuesday, October 30th, 2007Akhir-akhir ini banyak bermunculan fenomena ayam-ayam pada menyebrang jalan, tanggapan dari parak tokoh-tokoh nasional pun berbeda-beda berikut kutipannya:
Din Syamsuddin, Ketua Muhamadiyah:
Mungkin saja setiap pemilu muncul lagi muncul lagi. Ada dua motif kenapa ayam menyebrang jalan: pertama makin bebasnya para ayam, semua ingin bebas termasuk menyebrang jalan. Kedua ayam-ayam oportunis.
Ketua PBNU, KH. Said Agil Siradj:
Pemerintah tidak boleh tinggal diam dengan munculnya ayam-ayam yang menyebrang jalan. Harus ada tindakan yang tegas. Ini sudah konflik, bukan lagi perbedaan pendapat.
Ketua FUI Mashadi:
Ada upaya sistematis untuk merongrong para ayam.
Jaksa Agung Hendarman Supanji
Soal penyebrangan jalan tentunya kalau masih dilarang MUI itu harus masuk ke Bakorpakem di wilayah setempat. Sejauh Bakorpakem itu memutuskan dilarang atau tidak, maka kejaksaan akan mengeluarkan keputusan apakah tindakan itu dilarang atau tidak, setelah mendapat persetujuan dari Presiden.
Ketua Front Pembela Islam (FPI) Jabar Syaifullah Abdullah
Munculnya penyebrangan jalan ini merupakan grand design dari orang-orang di luar para aym yang ingin menghancurkan ayam-ayam tadi dari dalam.
Fauzi “Foke” Bowo, Gubernur DKI:
Ayam-ayam boleh saja menyebrang asal mereka membawa syarat-syaratnya, yakni: surat pengantar dari seberang, KTP asli, surat keterangan Kerja.



